CNN Indonesia
Sabtu, 18 Apr 2026 18:45 WIB
Ilustrasi. Jemaah haji perlu tahu tata cara tawaf sesuai sunah Rasulullah SAW. (ANTARA FOTO/ANDIKA WAHYU)
Jakarta, CNN Indonesia --
Tengah bersiap untuk menunaikan ibadah haji atau umrah 2026? Pastikan untuk mengetahui tata cara tawaf yang baik dan benar agar ibadahmu dianggap sah.
Tawaf adalah ibadah mengelilingi Ka'bah yang dilakukan pada ibadah haji atau umrah. Ibadah ini memiliki makna berputar pada poros bumi sebanyak tujuh putaran, sebagai lambang tujuh langit yang mengelilingi Arsy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada lima macam tawaf yang bisa dilakukan oleh umat Islam, salah satunya adalah tawaf rukun haji yang disebut sebagai tawaf ifadhah, tawaf ziyarah, atau tawaf rukun umrah. Jika tawaf tidak dilakukan dengan baik, maka ibadah haji dan umrah yang dilakukan dianggap tidak sah.
Oleh karena itu, pastikan tawaf Anda sudah dilakukan sebaik mungkin dan memenuhi persyaratan yang sesuai dengan sunah Rasulullah.
Merangkum dari NU Online dan buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah dari Kementerian Agama RI, berikut adalah tata cara tawaf yang baik dan benar dalam Islam.
Panduan dan sunah melakukan tawaf
Tawaf adalah ibadah mengelilingi Baitullah atau Ka'bah sebanyak tujuh kali putaran dengan posisi Ka'bah di sebelah kiri. Ibadah ini dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir lagi di Hajar Aswad.
Ibadah ini merupakan bagian dari rukun ibadah haji dan umrah. Hukumnya pun wajib, berarti jika tidak dilakukan maka ibadah dianggap tidak sah.
Tawaf juga harus dilakukan dengan baik dan benar agar dianggap sah. Berikut adalah syarat sah tawaf:
- telah suci dari hadas dan najis;
- menutup aurat;
- berada di dalam Masjidil Haram, baik di area utama atau di area peluasan pada lantai dua, tiga, atau empat. Bertawaf di area peluasan masih dianggap sah, meskipun posisinya berada di atas atau terhalang oleh bangunan;
- memulai dan mengakhiri tawaf di Hajar Aswad atau di garis yang sejajar dengan Hajar Aswad;
- bertawaf dengan posisi Ka'bah berada di sebelah kiri badan;
- berada di luar Ka'bah, termasuk di luar dari Hijir Ismail karena Hijir Ismail adalah bagian dari Ka'bah;
- mengelilingi Ka'bah selama tujuh kali putaran;
- membaca niat.
Doa saat tawaf
Selain itu, ada pula bacaan yang perlu dibaca ketika melakukan tawaf. Mengutip laman Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), berikut bacaannya dari putaran 1 hingga 7.
Pada awal putaran di Hajar Aswad, baca ini sebanyak tiga kali:
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَر
Bismillahi Allahu Akbar
Kemudian, pada tiap putaran, Anda bisa membaca bacaan berikut.
Doa tawaf putaran pertama
Subhanallah walhamdulillah walaailaaha illaallah wallaahu akbar walahaula walakuwwata illa billahil aliyyil adziim. Allahumma iimaanan bika wa tasdiiqanbikitaabika wawafaa an bi'ahdika wattibaa'an lisunnati nabiyyika muhammadin shallallahu 'alaihi wassalam.Allahumma inni as aluka 'afwa wal 'afiyata wal mu'aafatad daaimata fiddini waddun yaa wal akhirati wal fauza bil jannati wannajaata minannaar.
Artinya:
"Maha Suci Allah, Segala puji bagi Allah, Tidak ada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar, Tiada daya (untuk memperoleh manfaat) dan tiada kemampuan (untuk menolak bahaya) kecuali bersumber dari Allah yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Selawat dan salam bagi Rasulullah SAW. Ya Allah, aku Tawaf ini karena beriman kepada-Mu, membenarkan kitab-Mu, dan memenuhi janji-Mu, dan mengikuti sunnah Nabi-Mu Muhammad SAW. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ampunan, kesehatan dan kesejahteraan yang kekal dalam menjalankan agama, di dunia dan di akhirat dari siksa neraka."
Doa tawaf putaran kedua
Allahumma inna haadzal baita baituka wal harama haramuka wal amna amnuka wal 'abda 'abduka wa ana 'abduka wabnu abdika wa haadza maqaamul 'aaidzi bika minan naari faharrin luhuumanaa wabasyaratanaa alannaar. Allahumma habbib ilainal iimana, wazayyinhu fii qulubinaa wa karrih ilainal kufra wal fusyuuqa wal ishyana waj alnaa minarraasyidiin. Allahumma qinii azaabaka yauma tab'atsu ibadaaka. Allahummarzuqnil jannata bighairi hisaab.
Artinya:
"Ya Allah,sesungguhnya Baitullah ini rumah-Mu, Tanah mulia ini tanah haram-Mu, Negri aman ini Negri-Mu, hamba ini hamba-Mu, dan aku hamba-Mu anak dari hamba-Mu dan tempat ini tempat berlindung pada-Mu dari siksa neraka. Ya Allah cintakanlah kami pada iman dan peliharalah ia dari hati kami, bencikanlah kami pada perbuatan kufur, fasiq, maksiat dan durhaka serta masukkanlah kami ini dalam golongan yang meandapat petunjuk. Ya Allah, peliharalah aku dari azab-Mu di hari kelak Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu. Ya Allah, anugerahkanlah surga kepadaku tanpa hisab".
Doa tawaf putaran ketiga
Ilustrasi. Tata cara tawaf sesuai sunah Rasulullah. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Allaahumma innii a'uudzubika minasysyakki wasysyirki wasysyiqaaqi wannifaaqi wasuuil akhlaaqi wasuuilmandzhari wal mungqalabi fil maali wal ahli walwaladi. Allahumma innii as aluka ridhaakawal jannata wa a'uudzubikamin sakhatika wan naari. Allahumma innii a'uudzubika min fitnatil qabri wa a'uudzubika min fitnatil mahyaaya wal mamaat.
Artinya:
"Ya Allah, aku berlindung pada-Mu daripada syak was-was, syirik, cerai berai (bertengkar) muka dua, buruk budi pekerti, buruk pandangan (salah urus) terhadap harta benda dan keluarga. Ya Allah sesungguhnya aku mohon pada-Mu keridaan-Mu dan surga, dan aku berlindung pada-Mu daripada murka-Mu dan neraka. Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari fitnah kubur serta dari fitnah kehidupan dan derita kematian."
Doa tawaf putaran keempat
Allahummaj'alhu hajjan mabruura wasa'yan masykuuraa wa zanban maghfuuraa wa'amalan shaalihan maqbuula watijaaratan lantabuura yaa 'aalima maa fissuduuri akhrijnii yaa Allaahu minazzulumaati ilannuur. Allahumma innii as aluka muujibati rahmatika wa 'azaa ima maghfirotika wassalaamata min kulli itsmin walghaniimata min kulli birrin wal fauza biljannati wannajaata minannaar.Rabbi qanni'nii bimaa razaqtanii wabaariklii fiimaa a'thaitanii wakhluf 'alaa kulli ghaa ibatin lii minka bikhairin.
Artinya:
"Ya Allah, jadikanlah hajiku ini haji yang mabrur, sa'i yang diterima, dosa yang diampuni dan amal saleh yang dikabulkan dan perdagangan yang tidak akan mengalami rugi selamanya. Wahai Tuhan Yang Maha Mengetahui apa-apa yang terkandung dalam dada. Keluarkanlah aku dari kegelapan ke cahaya yang terang benderang. Ya Allah aku mohon pada-Mu segala hal yang mendatangkan rahmat-Mu dan segala ampunan-Mu selamat dari segala dosa dan beruntung dengan mendapat rupa-rupa kebaikan, beruntung memperoleh surga, terhindar dari neraka. Tuhanku anugerahkan padaku dan gantilah apa-apa yang aku luput daripadanya dengan kebajikan dari-Mu."
Add
as a preferred source on Google


















































