Tata Cara Mabit di Mina dan Muzdalifah dalam Ibadah Haji

1 hour ago 1

CNN Indonesia

Selasa, 05 Mei 2026 14:32 WIB

Berikut tata cara mabit di Mina dan Muzdalifah yang wajib dilakukan sebagai rangkaian dalam ibadah haji. Berikut tata cara mabit di Mina dan Muzdalifah yang wajib dilakukan sebagai rangkaian dalam ibadah haji. (CNN Indonesia/Suriyanto)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Jemaah perlu memperhatikan ini, jangan sampai ibadah haji dianggap tidak sah karena tidak melakukan mabit. Simak tata cara mabit di Mina dan Muzdalifah.

Ibadah haji memiliki beragam rangkaian dan rukun tertentu. Salah satu rangkaian ibadah yang wajib dilakukan adalah bermalam atau mabit di kawasan Mina dan Muzdalifah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mabit atau bermalam adalah ibadah yang mengajarkan kesederhanaan dan pengabdian yang mendalam pada Allah Swt.

Meski hanya bermalam, ternyata ada ketentuan tertentu yang harus dipenuhi agar ibadah dianggap sah dan diterima Allah Swt.

Apa ketentuan tersebut? Berikut penjelasannya.


Panduan mabit di Mina dan Muzdalifah

Melansir dari buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah dari Kementerian Agama Indonesia dan situs Badan Pengelolaan Keuangan Haji, berikut adalah tata cara mabit di Mina dan Muzdalifah.

Mabit adalah ibadah bermalam di Muzdalifah dan di Mina. Ibadah ini wajib dilakukan dan menjadi ketentuan dalam rangkaian haji.

Tata cara mabit di Muzdalifah

Mabit atau bermalam di Muzdalifah adalah bermalam atau beristirahat di Muzdalifah pada 10 Zulhijah setelah melakukan wukuf di Arafah.

Ibadah ini hukumnya wajib jika kamu sedang Haji. Kawasan Muzdalifah termasuk maysaril haram sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur'an.


فَإِذَآ أَفَضْتُم مِّنْ عَرَفَٰتٍ فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ عِندَ ٱلْمَشْعَرِ ٱلْحَرَامِ


Artinya, "Maka apabila kamu telah bertolak dari 'Arafat, berdzikirlah kepada Allah di Masy'aril Haram". (QS. Al-Baqarah: 198).

Agar ibadah mabit dianggap sah, kamu harus tiba di Muzdalifah sebelum lewat tengah malam. Biasanya, jamaah akan datang menjelang waktu maghrib.

Jamaah kemudian melaksanakan shalat Maghrib dan Isya secara berjamaah lalu dilanjutkan dengan melaksanakan ibadah wukuf di Muzdalifah.

Setelah itu, jamaah akan bermalam di Muzdalifah dan melaksanakan shalat Subuh pada hari berikutnya.

Selama bermalam di Muzdalifah, jamaah haji disunnahkan untuk banyak berdoa dan berzikir. Dengan berzikir dan berdoa, jamaah haji dapat memperbanyak istighfar, memohon ampunan, serta memperbanyak dzikir kepada Allah Swt.

Apabila jamaah tidak bisa melakukan mabit karena alasan sakit, lemah, berisiko tinggi, sudah lansia, mengurus orang sakit, atau tersesat, maka mereka dibebaskan dari membayar dam.

Sementara itu, jamaah yang tidak mabit karena alasan lain harus membayar dam atau denda.


Tata cara mabit di Mina

Mabit di Mina adalah ibadah bermalam pada malam hari dari tanggal 11 sampai 12 Zulhijah bagi nafar awal dan bermalam pada malam hari pada tanggal 11 sampai 13 Zulhijah bagi nafar tsani.

Nafar awal adalah pilihan bagi jemaah haji yang ingin meninggalkan Mina lebih cepat, yaitu pada tanggal 12 Zulhijah setelah selesai melempar jumrah pada tanggal 11 dan 12 Zulhijah.

Setelah melempar jumrah di hari kedua Tasyrik, jemaah boleh langsung kembali ke Makkah, asalkan keluar dari Mina sebelum matahari terbenam.

Jika masih berada di Mina saat waktu Magrib, maka jemaah harus tetap tinggal dan melanjutkan lempar jumrah hingga tanggal 13 Zulhijah.

Sementara itu, nafar tsani adalah pilihan bagi jemaah yang menyelesaikan seluruh rangkaian lontar jumrah sampai hari terakhir. Jemaah yang memilih ini akan tinggal di Mina lebih lama, yaitu hingga tanggal 13 Zulhijah, dan melakukan lempar jumrah selama tiga hari Tasyrik, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah.

Sama seperti mabit di Muzdalifah, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak doa, zikir, membaca Al-Qur'an, dan istighfar pada Allah Swt.

Setelah melakukan mabit di Muzdalifah dan Mina, jamaah bisa kembali ke bermalam di penginapan atau hotel.

Demikian tata cara mabit di Mina dan Muzdalifah yang dilakukan oleh jemaah haji.

(sac/fef)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International