CNN Indonesia
Selasa, 25 Mar 2025 19:32 WIB

Jakarta, CNN Indonesia --
Sokonindo Automobile bersiap 'ngegas' bersama calon mobil listrik terbarunya, Seres E3. Merek otomotif asal China tersebut tak hanya berniat menjadikan E3 sebagai andalan pasar domestik, melainkan juga eskpor.
Sokonindo membidik banyak negara penganut setir kanan seperti Indonesia di kawasan Asia Tenggara.
Sebelumnya, Sokonindo telah mengapalkan beberapa mobil DFSK ke berbagai negara yaitu Glory 580 dan pikap Supercab. E3 bakal menjadi mobil listrik buatan Indonesia pertama yang diekspor Sokonindo menggunakan merek Seres.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya terutama negara setir kanan di Asean," kata Cing Hok Rifin, Director Sales Center Sokonindo Automobile di Jakarta, Senin (24/3).
E3 telah dikenalkan perusahaan kepada masyarakat meski yang diperlihatkan masih berupa unit berbalut stiker kamuflase. Kendati begitu, perusahaan memastikan desain yang diperlihatkan sudah final sehingga siap masuk ruang produksi.
Perusahaan juga telah membuka kabin mobil sehingga interiornya terpampang jelas. Namun sejauh ini belum ada informasi resmi terkait spesifikasi E3.
Cing mengatakan pasar ekspor menjadi bidikan sebab mereka ingin memaksimalkan investasi pabrik di Cikande, Banten yang sudah dibangun DFSK sejak 2017.
"Jadi ya harus produksi lokal karena kami punya pabrik di Indonesia. Dan ke depan tentu harus keduanya (domestik dan ekspor)," ucap Cing.
Cing menambahkan melalui pabrik di Indonesia pihaknya akan berupaya menggenjot Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) E3 minimal 40 persen.
"Ya harus dikejarlah (TKDN 40 persen), sekarang lagi pengurusan," ucapnya.
Bisa dipesan bulan depan
E3 menjadi mobil listrik ketiga yang dimiliki Sokonindo setelah Gelora E dan E1. Perusahaan berjanji akan merilis mobil ini bulan depan pada perhelatan Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025, sementara serah terima unit berlangsung beberapa bulan kemudian.
"Jadi prelaunch itu di PEVS, kemudian penyerahan unit akan dilakukan saat GIIAS 2025," kata Cing.
Cing bilang SUV listrik lima penumpang tersebut rencananya bakal dijual dengan harga kompetitif, namun tak diuraikan lebih jauh detailnya.
E3 bukan nama baru yang diperkenalkan Sokonindo di Indonesia, mengingat mobil ini telah diungkap perusahaan pada 2019, namun kala itu masih setir kiri.
Sejak saat itu Sokonindo mengaku terus melakukan riset dan pengembangan mobil untuk menyesuaikan kebutuhan pasar Tanah Air. Mobil yang telah dibalut stiker kamuflase tersebut juga sudah beberapa kali tertangkap kamera sedang menjalani uji jalan.
(ryh/fea)