SMF Jamin Pendanaan Rumah Rakyat Lancar Meski Ekonomi Tak Pasti

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) melalui SMF Research Institute menyampaikan pendanaan program perumahan rakyat, termasuk rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), tetap terjaga dan berkelanjutan walaupun ketidakpastian ekonomi cukup tinggi.

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo menyampaikan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan strategi blended financing melalui penerbitan surat utang dan Efek Beragun Aset (EBA-SP) serta memperluas basis investor domestik, guna menjaga keberlanjutan pendanaan FLPP.

"Pendekatan ini dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, manajemen risiko yang kuat, serta tata kelola yang baik," kata Ananta dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (27/2) lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, SMF memiliki mandat strategis untuk menyediakan pendanaan jangka panjang bagi perbankan penyalur kredit pemilikan rumah (KPR) serta mendukung program FLPP Pemerintah.

Sejak 2018, SMF secara konsisten menyediakan porsi pendanaan sebesar 25 persen dalam skema KPR FLPP.

Dukungan tersebut memastikan masyarakat berpenghasilan rendah tetap memiliki akses terhadap pembiayaan rumah dengan suku bunga tetap dan terjangkau, meskipun kondisi pasar keuangan mengalami penyesuaian.

SMF memandang, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 merupakan peluang untuk semakin memperkuat peran dalam mengembangkan sektor perumahan melalui mekanisme pasar pembiayaan sekunder.

Peran ini menjadi semakin strategis dalam memastikan kesinambungan pendanaan jangka panjang bagi industri KPR nasional.

Dari sisi makroekonomi, sepanjang 2025, Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang solid dan tetap terjaga di level 5 persen.

Pada triwulan IV 2025, ekonomi tumbuh sebesar 5,39 persen (year on year/yoy) atau lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 5,04 persen (yoy).

(tim)

Read Entire Article
Korea International