Sampai Kapan Harga Emas Naik Terus?

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Harga emas seperti belum menemukan remnya. Dalam beberapa hari terakhir, logam mulia ini terus mencetak rekor demi rekor, baik di pasar global maupun domestik.

Pertanyaannya kini bukan lagi apakah emas akan naik, melainkan sampai kapan reli ini bertahan?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di dalam negeri, harga emas Antam sudah menembus Rp3 juta per gram di sejumlah lokapasar. Di Tokopedia, emas Antam dibanderol Rp3,094 juta per gram, sementara di Shopee bahkan mencapai Rp3,246 juta per gram.

Di Blibli, harganya berada di Rp3,055 juta per gram, sedangkan di TikTok Shop dan Lazada masing-masing dijual Rp3,092 juta dan Rp3,094 juta per gram.

Lonjakan ini bukan berdiri sendiri. Di pasar global, harga emas juga sedang berada di puncaknya. Emas dunia mencetak rekor baru dengan menembus US$4.940 per troy ons, memperpanjang reli tajam dalam beberapa hari terakhir.

Di balik reli tersebut, ada banyak faktor yang saling bertaut. Mulai dari ketegangan geopolitik, perang dagang, hingga ketidakpastian arah kebijakan ekonomi global, semuanya membuat investor kembali melirik emas sebagai tempat berlindung paling aman.

Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi melihat tren kenaikan harga emas belum akan berhenti dalam waktu dekat. Menurutnya, dinamika global yang belum stabil justru membuka ruang bagi emas untuk terus menguat.

"Tren kenaikan harga emas dunia logam mulia ini kemungkinan sampai tahun 2028, sampai masa jabatan Trump berakhir," ujar Ibrahim kepada CNNIndonesia.com, Rabu (21/1).

Ia menilai kepemimpinan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi pengaruh besar terhadap ekonomi global, terutama lewat isu geopolitik dan perang dagang. Situasi itu membuat investor global cenderung mencari aset aman, dan emas kembali menjadi primadona.

Ibrahim bahkan memproyeksikan harga emas dunia pada 2026 berpotensi menembus US$5.500 per troy ons, dengan lonjakan harga global berada di kisaran US$3.500 per ons.

Menurutnya, konflik Rusia-Ukraina, ketegangan Uni Eropa dan AS, hingga isu Greenland yang memicu friksi NATO, menciptakan gejolak pasar yang membuat emas terus diburu. Di dalam negeri, pelemahan rupiah ikut memperkuat tekanan kenaikan harga emas domestik.

Meski prospek jangka menengah terlihat cerah, Ibrahim mengingatkan agar masyarakat tetap berhitung matang sebelum masuk ke emas di level harga saat ini.

"Bagi pemula belilah dengan cara mencicil, bisa melalui Pegadaian atau bullion bank. Jangan langsung beli besar," ucapnya.

Artinya, emas masih bisa menjadi instrumen lindung nilai, tapi bukan berarti bebas risiko.

Pandangan senada disampaikan pengamat pasar keuangan Ariston Tjendra. Ia menilai tren kenaikan emas masih terbuka setidaknya hingga 2026, didorong kombinasi penurunan suku bunga acuan AS, kebijakan tarif resiprokal Trump, serta ketidakpastian global yang belum mereda.

"Ada kemungkinan bisa naik hingga US$5.000 sampai US$6.000 per troy ons," ujar Ariston.

Namun, Ariston juga mengingatkan bahwa harga emas saat ini sangat volatil. Emas, kata dia, bukan instrumen yang cocok untuk spekulasi jangka pendek.

"Karena secara histori, harga emas pernah sideways cukup lama. Jadi kalau masuk di harga ini, investor harus tahu risikonya," katanya.

Sebelumnya, harga emas Antam kembali mencetak rekor pada perdagangan Jumat (23/1). Berdasarkan data Logam Mulia Antam, harga emas ukuran 1 gram melonjak menjadi Rp2,880 juta per gram, naik Rp90 ribu dibandingkan hari sebelumnya.

[Gambas:Video CNN]

Kenaikan tajam itu membawa harga emas Antam kian mendekati level psikologis Rp2,9 juta per gram, sekaligus memperpanjang tren percepatan harga emas domestik dalam beberapa hari terakhir. Penguatan juga terlihat pada harga buyback emas Antam yang naik menjadi Rp2,715 juta per gram.

Di pasar global, reli emas bahkan lebih mencolok. Pada Kamis (22/1/), harga emas dunia naik 2,07 persen ke level US$4.936,29 per troy ons, dan sempat menyentuh US$4.940,40 per troy ons secara intraday.

Reli tersebut membuat emas menguat sekitar 7,4 persen hanya dalam empat hari perdagangan.

(del/end)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International