Jakarta, CNN Indonesia --
Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp16.780 per dolar AS pada Rabu (7/1) sore. Mata uang Garuda melemah 22 poin atau minus 0,13 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah ke posisi Rp16.785 per dolar AS pada perdagangan sore ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mata uang Asia mayoritas melemah. Yuan China turun 0,21 persen, dolar Singapura turun 0,05 persen, peso Filipina melemah 0,27 persen, ringgit Malaysia minus 0,26 persen, won Korea Selatan turun 0,01 persen, yen Jepang naik 0,14 persen, dan baht Thailand turun 0,21 persen.
Di negara maju, pergerakan nilai tukar mayoritas juga melemah. Poundsterling Inggris turun 0,01 persen, euro Eropa minus 0,03 persen, franc Swiss turun 0,03 persen, dolar Kanada turun 0,04 persen. Sedangkan dolar Australia menguat 0,03 persen.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah dan mata uang regional maupun dunia pada umumnya melemah terhadap dolar AS yang menguat. Rupiah sendiri masih tertekan oleh prospek pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI).
"Investor juga mewaspadai rilis data-data ekonomi penting AS dan Indonesia beberapa hari ke depan," ujar Lukman pada CNNIndonesia.com.
(fby/sfr)

















































