Rekan-rekan Kalah, Leo/Bagas Coba Enjoy demi Juara di Swiss Open

6 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Kekalahan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat membuat Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana menjadi satu-satunya harapan Indonesia di sektor ganda putra Swiss Open 2026.

Nama besar ganda putra Indonesia goyah di Swiss Open lantaran Raymond/Joaquin dan Rian/Rahmat tumbang pada babak pertama kejuaraan level Super 300 tersebut.

Kini tersisa Leo/Bagas yang juga menjadi unggulan ketiga. Pasangan yang menjadi juara Thailand Masters 2026 itu mencoba bermain tanpa beban kendati tanpa rekan seperjuangan yang masih bertahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mau lebih enjoy, lebih tenang walau sekarang kami tinggal sendiri sebagai wakil ganda putra. Kami ingin terus melaju terus sejauh mungkin," ucap Bagas dikutip dari rilis PBSI.

Langkah Leo/Bagas ke babak kedua dan kegagalan Raymond/Joaquin serta Rian/Rahmat di Swiss Open berbanding terbalik dengan capaian di All England. Pekan lalu, Leo/Bagas yang tumbang pada laga pertama sementara Raymond/Joaquin dan Rian/Rahmat bisa lolos ke babak selanjutnya.

Leo/Bagas pun mengambil pelajaran dari hasil buruk di All England.

"Secara pribadi saya mempelajari apa yang kemarin sudah dilakukan di All England. Karena kan sebenarnya persiapannya cukup panjang tapi kenapa gagal mungkin fokusnya kurang dijaga. Jadi di sini mencoba untuk bangkit lagi dan mencoba untuk lebih fokus saja," ujar Leo.

Dalam laga menghadapi Chiang Chien Wei/Wu Hsuan Yi, yang berakhir dengan skor 21-16 dan 21-14, Leo/Bagas memainkan pola main yang menyesuaikan postur lawan.

"Permainan hari ini kami lebih membatasi bola atas mereka karena dengan postur yang tinggi besar mereka punya power yang kencang, kami antisipasi dari sana," ujar Bagas.

Selanjutnya pada babak 16 besar Leo/Bagas akan menghadapi ganda Malaysia, Kang Khai Xing/Aaron Tai, yang sebelumnya menundukkan Rian/Rahmat.

[Gambas:Video CNN]

(nva/jal)

Read Entire Article
Korea International