Polisi Dikeroyok di Sulsel: 6 Sipil Tersangka, 2 TNI Masih Diperiksa

1 day ago 8

CNN Indonesia

Rabu, 02 Apr 2025 20:55 WIB

Enam warga jadi tersangka penganiayaan anggota Polsek Tiworo Tengah. Sementara dua anggota TNI masih diperiksa. Ilustrasi. Polisi dikeroyok warga dan anggota TNI. (istockphoto/SimonSkafar)

Makassar, CNN Indonesia --

Enam orang ditetapkan jadi tersangka kasus penganiayaan tiga anggota Polsek Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra) dari total 9 warga sipil yang diamankan. Sementara dua terduga yang merupakan anggota TNI masih belum diproses.

"Dari sembilan orang sipil yang diperiksa saat ini kita telah menetapkan enam sebagai tersangka dan langsung ditahan di Polres Muna," kata Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto kepada wartawan, Rabu (2/4).

Sementara dua anggota TNI yang diduga terlibat masih dalam pemeriksaan di pihak SubDenpom XIV/3-3 Raha. Menurut Dwi, kasus tersebut tetap akan diproses di instansi masing-masing personel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kita disini melihat dan memastikan yang sedang berproses, kita percayakan ke instansinya," ungkapnya.

Danrem 143 Halu Oleo, Brigjen TNI R Wahyu Sugiarto mengatakan telah menindaklanjuti kasus tersebut dan akan menindak tegas jika personel yang terbukti melanggar.

"Jika melihat unsur yang ada, ini sudah masuk pelanggaran, proses hukum akan kami tindak lanjuti. Kami tidak akan melindungi prajurit Angkatan Darat yang terbukti melanggar, semua yang terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku," kata Wahyu di Polres Muna.

Kasus ini, kata Wahyu diduga adanya kesalahpahaman. Namun, tetap akan ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Sebelumnya, tiga anggota Polsek Tiworo Tengah jadi korban pengeroyokan yakni, Bripda H, Briptu RS dan Bripda AMP.

Kasus itu bermula saat ketiganya melakukan pengamanan di malam takbiran, Minggu (30/3) sekitar pukul 23.30 WITA. Ketika itu, anggota mengamankan warga yang mengendarai sepeda motor dengan menggunakan knalpot bising.

Kemudian dikeroyok sejumlah warga sipil dan dua anggota TNI yakni, Serda AN dari Korem Palu dan Pratu R dari Kodim Kendari. Keduanya diketahui tengah cuti libur lebaran.

(mir/dal)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International