CNN Indonesia
Jumat, 09 Jan 2026 19:45 WIB
Ilustrasi. Sektor pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, NTT mencatatkan prestasi pada tahun 2025. (Istockphoto/tanutkij wangsittidej)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sektor pariwisata Kabupaten Manggarai Barat mencatatkan prestasi gemilang pada tahun 2025, dengan total kunjungan mencapai 500.008 orang dari seluruh destinasi yang dikelola Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan (Disparekrafbud) serta Balai Taman Nasional Komodo (BTNK).
Kepala Dinas Parekrafbud Manggarai Barat Stefanus Jemsifori menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut.
"Angka lebih dari 500 ribu kunjungan tahun ini adalah pencapaian luar biasa. Ini menunjukkan bahwa upaya bersama antara pemerintah, masyarakat, dan pengelola kawasan telah membawa pariwisata Manggarai Barat pada level yang lebih tinggi," ujarnya, Jumat (9/01) Siang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BTNK dominasi
Dari total keseluruhan, kawasan yang dikelola BTNK menjadi kontributor terbesar dengan 432.022 kunjungan.
Wisatawan mancanegara (wisman) yang mengunjungi BTNK mencapai 309.712 orang, sedangkan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 122.310 orang.
Sementara itu, destinasi yang dikelola Disparekrafbud mencatat 67.986 kunjungan, dengan rincian 32.243 wisman dan 35.743 wisnus.
Secara keseluruhan, jumlah wisman yang berkunjung ke Manggarai Barat mencapai 341.955 orang, jauh lebih tinggi dibandingkan wisnus yang berjumlah 158.053 orang.
"Minat wisatawan luar negeri yang sangat tinggi menjadi bukti bahwa destinasi di Manggarai Barat memiliki standar internasional. Ini mendorong kita untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan," jelas Stefanus.
Desember jadi bulan puncak
Desember jadi puncak kunjungan wisatawan ke Kabupaten Manggarai Barat, NTT. (detikcom foto)
Puncak kunjungan terjadi pada bulan Desember dengan total 243.988 orang, di mana BTNK sendiri mencatat 217.144 kunjungan dan Disparekrafbud 26.844 orang.
Sebelumnya, bulan April juga menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan total 44.676 kunjungan, didorong oleh kunjungan ke BTNK yang mencapai 38.794 orang.
Bulan Juli dan Agustus juga menjadi periode sibuk dengan total masing-masing 73.275 dan 68.912 kunjungan.
"Bulan-bulan ini menjadi puncak karena musim liburan sekolah dan promosi yang tepat sasaran. Terutama di Juli, BTNK mencatat lebih dari 62 ribu kunjungan dan Disparekrafbud lebih dari 10 ribu," tambahnya.
Destinasi unggulan yang dikelola pemerintah daerah meliputi Gua Batu Cermin, Gua Ranyako, lokasi snorkeling dan diving di perairan Manggarai Barat, Air Terjun Cunca Wulang, serta Puncak Waringin.
Selain itu, desa wisata seperti Wae Lolos yang dikenal sebagai desa seribu air terjun juga berkontribusi pada pertumbuhan kunjungan.
(lou/asr)

















































