Malut United Buka Suara soal Tindakan Tercela Suporter dan Ofisial

5 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Manajemen Malut United buka suara soal tindakan tak terpuji suporter dan ofisial tim usai laga kontra PSM Makassar, Sabtu (7/3).

Kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia, Super League kembali tercoreng. Ini setelah wasit pertandingan Thoriq Alkatiri kena pukul usai memimpin laga.

Selain itu, intimidasi terhadap jurnalis juga terjadi ketika salah satu ofisial tim Malut United memaksa sang pewarta menghapus video terkait insiden intimidasi terhadap wasit. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terkait pihak yang ada dalam video ini, tim menyerahkan kepada komite disiplin [PSSI]," kata perwakilan manajemen Malut United dalam keterangannya, Senin (9/3).

Selain manajemen Malut United, Sekjen PSSI Yunus Nusi juga sudah angkat bicara. Badan sepak bola Indonesia ini menyebut insiden itu tak pantas berada di level tertinggi Liga Indonesia.

"PSSI sangat menyayangkan kejadian tersebut, dan tentu ini menjadi catatan penting bagi kami. Kami sangat tidak menginginkan hal-hal seperti ini terjadi, apalagi di I League [Super League]," kata Yunus.

"Penting bagi kami, baik itu pemukulan terhadap wasit, pada media dan lain-lain. Kami berharap ini menjadi yang terakhir," ujarnya dalam pesan suara yang diedarkan pada Senin (9/3).

Selanjutnya bola ada di tangan Komite Disiplin PSSI. Badan yudikatif federasi ini yang nantinya bakal menindaklanjuti kejadian di Stadion Kie Raha tersebut seperti apa. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/rhr)

Read Entire Article
Korea International