Jakarta, CNN Indonesia --
Kepala Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), Laksamana Brad Cooper, mengecam pertanyaan seorang anggota DPR AS dari Partai Demokrat terkait perang melawan Iran.
Cekcok sengit bermula saat rapat DPR AS berlangsung pada Selasa (19/5) dan Cooper, yang memimpin operasi militer dalam perang tersebut, ditanya oleh anggota Kongres Seth Moulton mengenai rencana untuk "benar-benar memenangkan perang ini".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Moulton, yang pernah bertugas di Korps Marinir AS saat perang Irak, mengatakan situasi saat ini terasa seperti "kita sedang kalah".
"Kita tidak punya kesepakatan nuklir. Kita juga belum membuka kembali [Selat Hormuz]," kata Moulton seperti dikutip Al Jazeera.
Ia menambahkan bahwa perang melawan Iran sejak 28 Februari lalu juga "tidak terlihat berjalan baik" dan mempertanyakan "berapa banyak lagi warga Amerika yang harus mati karena kesalahan ini".
Di sisi lain, Cooper, yang biasanya tenang, tampak jelas marah atas pertanyaan tersebut.
Ia membalas, "Saya rasa itu pernyataan yang sepenuhnya tidak pantas dari Anda."
Sebelumnya, Cooper mengatakan AS telah mencapai seluruh target militernya dalam perang tersebut.
Meski gencatan senjata antara AS dan Iran masih berjalan sejak 8 April lalu, Cooper menegaskan bahwa AS tetap "siap menghadapi berbagai kemungkinan".
Namun, dalam rapat itu, Cooper menghindari menjawab pertanyaan soal tanggung jawab atas serangan AS ke sebuah sekolah di Iran di hari pertama Washington melancarkan serangan gabungan bersama Israel pada 28 Februari.
Serangan itu menewaskan sekitar 170 warga Iran, sebagian besar anak-anak.
(rds/bac)
Add
as a preferred source on Google


















































