CNN Indonesia
Rabu, 07 Jan 2026 19:30 WIB
Sutradara The Conjuring James Wan mengaku tertarik mengarahkan film Avatar 4 jika dipercaya James Cameron. (AFP/Valerie Macon)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sutradara The Conjuring James Wan mengaku tertarik untuk mengarahkan film Avatar 4. Ia menyatakan bersedia mengisi posisi tersebut apabila sang kreator, James Cameron, meninggalkan kursi sutradara.
Hal itu ia ungkapkan blak-blakan tak lama setelah James Cameron menyatakan bakal mengumumkan nasib Avatar 4 dan 5 dalam waktu dekat, menyusul performa box office Avatar: Fire and Ash.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum pernah terlibat dalam Avatar. Tapi jika ada proyek bagus yang bisa saya kerjakan bersama James Cameron, saya pasti senang mencobanya," kata James Wan seperti diberitakan Screen Rant pada awal 2026.
James Wan selama ini dikenal lewat film-film horor dan thriller, seperti Saw, Dead Silence, Insidious, The Conjuring, hingga Malignant.
Namun, ia juga pernah mengarahkan film superhero Aquaman dan sekuelnya, Aquaman and the Lost Kingdom. Aquaman membuat Wan gabung Billion-dollar club bersama James Cameron.
Pengalaman Wan dalam mengarahkan Aquaman dinilai akan menciptakan dunia bawah air yang kompleks jika nanti ia menangani proyek Avatar.
The Hollywood Reporter pada Senin (5/1) memberitakan, Cameron sudah mendelegasikan sebagian tugas hariannya kepada sutradara unit keduanya. Kemungkinan untuk sekuel selanjutnya, Cameron akan menggunakan pola yang sama.
Sejak Februari 2024, Cameron mengungkapkan dirinya sudah menuliskan cerita hingga Avatar 5 bersama timnya. Ia bahkan juga memiliki ide untuk Avatar 6 dan 7 meski belum dikembangkan lebih lanjut.
Dia mengaku sudah menyiapkan itu semua karena ingin Avatar menjadi waralaba seperti Star Wars dan Star Trek. Menurutnya, dua waralaba itu menjadi inspirasinya sejak masih kecil.
Soal kelanjutan film Avatar, Cameron belum memastikan akan ada Avatar 4. Keputusan itu bergantung pada seberapa sukses film Fire and Ash di box office.
Meski belum memasuki pertengahan Januari, Fire and Ash telah membuktikan waralaba ini masih kuat. Film itu tembus US$1 juta dalam 18 hari dari box office global walau
sedikit lebih lambat dibandingkan The Way of Water yang melakukannya dalam 14 hari.
Walau Fire and Ash diperkirakan lebih rendah dari The Way of Water, tetap sulit membayangkan Disney ingin menghentikan waralaba yang mampu menghasilkan lebih dari US$1 miliar dengan mudah.
(gis/chri)

















































