Iran Klaim Hancurkan Gudang Anti-Drone Ukraina dan Pos Pasukan AS di UEA

7 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Juru bicara Markas Besar Khatam Al Anbia Iran mengeklaim menghancurkan gudang penyimpanan sistem anti-drone buatan Ukraina di Dubai, Uni Emirat Arab, Sabtu (28/3).

Militer Iran tersebut mengeklaim rangkaian serangan rudal mereka juga berhasil menargetkan persembunyian para komandan dan militer Amerika Serikat sehingga kemungkinan banyak yang tewas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teheran mengatakan sengaja menargetkan gudang sistem anti-drone Ukraina yang digunakan untuk membantu AS dan Israel melalui serangan hibrida oleh Pasukan Luar Angkasa dan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).

Jubir Khatam Al Anbia itu juga mencatat bahwa kemungkinan terdapat 21 warga Ukraina dalam serangan Iran ke gudang penyimpanan anti-drone tersebut.

Meski demikian, ia belum mendapatkan informasi yang jelas mengenai nasib para warga negara Ukraina tersebut, dikutip dari kantor berita Iran Tasnim News Agency.

Ukraina kemudian membantah klaim Iran yang mengumumkan berhasil menargetkan gudang sistem anti-drone di Dubai, UEA.

Dikutip dari AFP, juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina Georgiy Tykhy menegaskan "ini adalah kebohongan. Kami secara resmi membantah informasi ini."

Tykhy menambahkan bahwa Teheran "sering melakukan operasi disinformasi semacam itu."

IRGC juga sebelumnya mengeklaim berhasil menghancurkan enam kapal taktis AS di pelabuhan Kuwait dan UEA, menewaskan sejumlah tentara AS.

Kantor Humas IRGC mengumumkan serangan-serangan itu merupakan bagian dari Operasi True Promise 4 gelombang ke-84.

Serangan-serangan tersebut diklaim tepat sasaran menghantam "para tentara Amerika yang frustrasi dan peralatan taktis mereka," dikutip dari kantor berita Iran Tasnim News Agency.

"Dalam operasi ini, yang dilakukan menggunakan rudal balistik dan rudal jelajah Qadr 380, 6 kapal pendaratan utilitas (LCU) Amerika dihantam di pelabuhan Al-Shuwaikh," demikian pernyataan IRGC.

IRGC menambahkan bahwa berdasarkan laporan lapangan, tiga dari kapal taktis ini tenggelam setelah dihantam rudal dan sisanya terbakar.

(bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International