Jakarta, CNN Indonesia --
Harga minyak mentah dunia naik lebih dari US$4 pada Kamis (2/4) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan Washington akan terus menyerang Iran selama beberapa pekan ke depan.
Berdasarkan laporan Reuters, minyak mentah berjangka Brent naik US$4,88 atau 4,8 persen menjadi US$106,04 per barel. Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik US$4,17 atau 4,2 persen menjadi US$104,29 per barel.
Padahal, sebelum pernyataan Trump yang akan terus menyerang Iran, harga minyak dunia berdasarkan dua tolok ukur tersebut tersebut sempat turun lebih dari US$1 per barel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemarin, Trump menegaskan militer AS akan menargetkan fasilitas energi dan minyak milik Iran.
"Kami akan menyelesaikan pekerjaan ini dan kami akan menyelesaikannya dengan sangat cepat. Kami sudah sangat dekat," ujar Trump.
Ancaman terhadap lalu lintas maritim semakin meningkat seiring eskalasi konflik di kawasan tersebut.
Terbaru, sebuah kapal tanker minyak yang disewa QatarEnergy dilaporkan terkena serangan rudal jelajah Iran di perairan Qatar pada Rabu (1/4), sebagaimana yang dilaporkan Kementerian Pertahanan Qatar.
Kepala Badan Energi Internasional (IEA) mengingatkan gangguan pasokan minyak akibat konflik di Timur Tengah akan mulai berdampak pada ekonomi Eropa pada April ini.
Eropa sebelumnya masih relatif aman karena pasokan minyak mereka berasal dari kontrak yang disepakati sebelum perang berlangsung.
(dhz/pta)
Add
as a preferred source on Google


















































