Genjot Pariwisata, Malaysia Tambah 21 Rute Penerbangan Internasional

4 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Malaysia berencana meluncurkan 21 rute penerbangan internasional baru dengan target mulai dari akhir tahun 2025 sampai pertengahan Januari 2026. Ini termasuk bagian dari persiapan negara yang paling banyak dikunjungi di Asia Tenggara ini dalam menyambut Visit Malaysia Year 2026.

Menteri Pariwisata, Seni, dan Budaya Malaysia, Tiong King Sing, memaparkan rencana perluasan rute penerbangan tersebut pada Sabtu (27/12). Lebih lanjut Tiong menjelaskan, layanan baru ini akan menghubungkan Malaysia dengan tujuan di seluruh Asia Tenggara, Asia Timur, Uzbekistan, hingga Sri Lanka.

Dalam layanan rute baru ini, sebanyak 16 penerbangan akan dijadwalkan untuk lima penerbangan sewaan (charter flight), dan siap dioperasikan oleh 10 maskapai penerbangan. Dari lima charter flight tersebut, empat penerbangan akan dimulai bulan Desember 2025, sementara satu sisanya akan dimulai awal tahun depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari 16 rute penerbangan, sebanyak 13 penerbangan akan lepas landas per Desember 2025. Sementara itu, sisanya akan terbang mulai Januari 2026, seperti dilansir VN Express.

Rute baru ini juga menyumbang 81 penerbangan langsung ke Malaysia dan diperkirakan mampu mengangkut kapasitas maksimum penumpang sampai 14 ribu orang setiap minggunya.

Layanan penerbangan baru Malaysia ini akan melibatkan delapan negara dengan 17 destinasi tujuan. Semuanya akan terhubung melalui sembilan bandara Malaysia, yaitu Kuala Lumpur, Subang, Penang, Johor Bahru, Kota Kinabalu, Tawau, Kuching, Ipoh, dan Langkawi.

Fokus utama perluasan rute penerbangan masih tertuju pada Asia Timur, dengan tujuh penerbangan internasional dan tiga penerbangan sewaan. Rute ini menghubungkan Malaysia dengan delapan kota di China.

Dalam ruang lingkup rute Asia Tenggara, akan tersedia enam penerbangan ke Singapura, Jakarta dan Medan di Indonesia, serta Cebu di Filipina.

Selain itu, ada juga rute penerbangan baru yang diluncurkan untuk menuju Osaka di Jepang, Busan di Korea Selatan, dan Taichung di China. Sementara itu, Tashkent, Uzbekistan, dan Sri Lanka, masing-masing juga akan mendapat satu rute penerbangan baru.

Sebagai informasi tambahan, Malaysia merupakan negara yang paling banyak dikunjungi di Asia Tenggara tahun ini. Tercatat lebih dari 28 juta kedatangan dalam delapan bulan pertama 2025. Angka ini meningkat 16,8 persen dari tahun ke tahun.

Negara ini tengah berambisi mencapai target 47 juta wisatawan internasional dengan target pendapatan 80 miliar dolar AS, atau sekitar Rp1,3 triliun untuk Visit Malaysia Year 2026.

(ana/wiw)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International