CNN Indonesia
Rabu, 02 Apr 2025 12:41 WIB

Jakarta, CNN Indonesia --
Pembalap Aprilia Marco Bezzecchi mengaku sampai tidak berkata apa-apa melihat kekacauan yang terjadi jelang start MotoGP Amerika Serikat, akhir pekan lalu.
Kekacauan ini terjadi karena para pembalap ramai-ramai mengganti sepeda motor hingga start di Circuit of the Americas (COTA) harus diundur.
Ini semua bermula dari aksi Marc Marquez. Pembalap Ducati itu mendadak berlari dari pitlane menuju garasi Ducati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi The Baby Alien diikuti oleh oleh rekan setimnya, Francesco Bagnaia. Setelah itu, pembalap-pembalap lain juga ikutan berlari ke garasi tim masing-masing untuk mengganti motor mereka.
Keputusan berbeda diambil Bezzecchi yang memutuskan tetap berada di pitlane. Pembalap asal Italia itu mengakui situasi saat itu benar-benar aneh.
"Sejujurnya saya tidak tahu harus berbuat apa karena saya ada di grid dan saya melihat banyak pembalap berlarian. Dan saya seperti...tidak bisa berkata apa-apa," ucapnya seperti dilansir dari Crash.
"Saya tidak tahu harus berbuat apa karena saya takut jika saya mematikan motor atau memutuskan untuk hal yang sama, mungkin saya bisa kena penalti. Jadi, saya hanya menunggu. Saya menunggu sampai saya melihat orang-orang dari Race Direction mengatakan bahwa kami bisa meninggalkan grid," katanya melanjutkan.
Bezzecchi mengakhiri balapan dengan finis di posisi keenam. Hasil ini terbilang apik karena ia memulai balapan dengan posisi start ke-13.
(jal/jun)