Anggota Badan Energi Internasional Bakal Lepas 400 Juta Barel Minyak

7 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Negara-negara anggota Badan Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA) akan melepas 400 juta barel minyak ke pasar guna meredam gejolak di tengah perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

AS sejauh ini berkomitmen melepaskan 172 juta barel, ditambah dengan cadangan lainnya dari 31 negara anggota badan tersebut.

Barel-barel ini akan dilepaskan pada akhir Maret bersamaan dengan cadangan gabungan milik pemerintah dan industri Eropa yang dijanjikan sebesar 107,5 juta barel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut IEA, negara-negara anggota di kawasan Asia dan Oseania juga akan melepaskan cadangan mereka.

"Negara-negara IEA akan menyediakan 400 juta barel minyak... ke pasar untuk mengompensasi hilangnya pasokan akibat penutupan efektif Selat (Hormuz)," kata Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol, dikutip dari CNN pada Senin (16/3).

Aksi ini merupakan pelepasan darurat terbesar sepanjang sejarah. Menurut IEA, hanya ada lima aksi kolektif yang pernah dilakukan sebelumnya.

Dua di antara aksi itu terjadi pada 2022 ketika harga minyak melonjak akibat perang Rusia dan Ukraina.

Adapun harga minyak telah naik di atas US$100 per barel dalam sepekan terakhir karena perang AS dan Israel melawan Iran telah menghentikan pengiriman minyak melalui Selat Hormuz sejak 28 Februari. Sekitar 20 persen pasokan minyak global dunia tercatat melalui selat tersebut.

Per Senin ini, harga minyak mentah melesat nyaris 2 persen hingga tembus US$105 per barel.

Kontrak berjangka minyak mentah Brent melonjak US$2,01 atau 1,95 persen ke US$105,15 per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik US$1,61 atau 1,63 persen menjadi US$100,32 per barel.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Korea International