8 Kartu Merah, Mengapa Pemain Persija Mudah Tersulut Emosi?

4 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Persija Jakarta sudah mengoleksi delapan kartu merah dalam 26 pertandingan Super League 2025/2026. Mengapa pemain Persija mudah emosi? 

Ini jumlah kartu merah terbanyak kedua. Arema FC menjadi klub dengan kartu merah terbanyak, sembilan. Setelah itu ada Persija dan Persijap Jepara dengan delapan kartu merah.

Dari delapan kartu itu, Persija menelan menelan tiga kekalahan, sekali imbang, dan tiga kali menang. Artinya persentase kalah saat ada yang dapat kartu merah terbilang besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terbaru, Persija menelan kekalahan dari Bhayangkara FC saat tampil dengan 10 pemain. Macan Kemayoran kalah 2-3 setelah sempat unggul lebih dahulu.

Mauricio Souza, pelatih Persija, menilai timnya kerap kesulitan saat tampil dengan jumlah kalah pemain. Situasi seperti ini sangat merugikan tim yang sedang berburu gelar juara.

"Kami sudah beberapa pertandingan tanpa satu pemain, pasti tidak dapat keuntungan dalam laga. Jadi kami mau masuk dengan 11, selesai laga dengan 11 pemain," kata Souza.

"Jadi saya tidak ragu, kalau punya 11 pemain hasil bisa berbeda," ucap pelatih asal Brasil tersebut setelah pertandingan melawan Bhayangkara FC di Lampung, Sabtu (5/4). 

Lantas mengapa pemain Persija mudah terpancing emosinya dalam pertandingan? Jordi Amat misalnya, begitu mudah terprovokasi dengan gaya permainan Bhayangkara FC.

Allano juga mudah terprovokasi. Dipancing sedikit, emosinya akan meledak-ledak. Hal ini bisa dijadikan senjata oleh lawan untuk mengambil keuntungan dalam situasi pertandingan.

Souza menyebut ada banyak faktor yang membuat pemainnya bisa terpancing emosi. Itu sesuatu yang wajar dalam pertandingan. Namun demikian hal ini tak bisa dibiarkan.

Situasi saat ini, psikologis pemain Persija akan tertekan. Peluang juara makin mengecil dan kritis dari suporter semakin keras. Situasi ini bisa membuat pemain mudah emosi.

Akankah Persija dirugikan lagi karena emosi pemain dalam laga melawan Persebaya atau delapan laga tersisa musim ini? Mungkin Persija perlu melakoni terapi emosi ke pemain.

Daftar Kartu Merah Persija Musim Ini

16/8/2025: Allano (Persis 0-3 Persija)
23/8/2025: Rio Fahmi (Persija 1-1 Malut)
8/11/2025: Jordi Amat (Arema 1-2 Persija)
22/12/2025: Figo Dennis (SPFC 1-0 Persija)
22/12/2025: Fabio (SPFC 1-0 Persija)
11/1/2026: Bruno (Persib 1-0 Persija)
24/2/2026: Aditya (Malut 2-3 Persija)
5/4/2026: Jordi (Bhayangkara 3-2 Persija) 

[Gambas:Video CNN]

(abs/sry)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Korea International