6 Buronan Most Wanted Sri Lanka Diekstradisi Usai Ditangkap di RI

6 hours ago 3

CNN Indonesia

Minggu, 31 Agu 2025 17:37 WIB

Lima orang pria dan satu wanita buronan paling dicari di Sri Lanka ditangkap di Jakarta dan telah diekstradisi pada Sabtu (30/8). Lima orang pria dan satu wanita buronan paling dicari di Sri Lanka ditangkap di Jakarta dan telah diekstradisi pada Sabtu (30/8). (Istockphoto/D-Keine)

Jakarta, CNN Indonesia --

Orang paling dicari di Sri Lanka, Mandinu Padmasiri Perera atau yang lebih dikenal sebagai Kehelbaddara Padme, diekstradisi dari Indonesia bersama lima tersangka kriminal lainnya.

AFP memberitakan pada Minggu (31/8) bahwa Kehelbaddara Padme dan empat anggota gengnya diterbangkan pada Sabtu (30/8) menggunakan penerbangan komersial dan dikawal petugas Indonesia.

Mereka diterima di Bandara Internasional Kolombo oleh Menteri Keamanan Publik Sri Lanka Ananda Wijepala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia dan kepolisian Indonesia atas bantuannya dalam menumpas geng kriminal yang paling berbahaya," kata Wijepala kepada wartawan di bandara.

Kehelbaddara Padme yang ditangkap dalam operasi gabungan
dituduh mengatur pembunuhan saingannya di ruang sidang pada Februari di Kolombo. Dia juga dicari atas belasan pembunuhan dan kejahatan terkait narkoba lainnya.

Satu orang lainnya, perempuan Sri Lanka, yang juga anggota geng tersebut telah diterbangkan secara terpisah sehari sebelumnya.

Keenam tersangka ini ditangkap pada Kamis (28/8) di Jakarta dalam penggerebekan yang dilakukan kepolisian Indonesia, didukung dua petugas Sri Lanka dan badan intelijen India.

Sekretaris Kementerian Keamanan Publik Sri Lanka Ravi Seneviratne mengatakan usai penangkapan bahwa mereka terkait beberapa pembunuhan dan kejahatan narkoba terorganisir.

"Ini pertama kalinya kami menangkap tersangka dalam jumlah besar di luar negeri," kata Seneviratne.

Keenam orang ini telah masuk dalam Red Notice Interpol, yang merupakan permintaan kepada para penegak hukum di dunia untuk mencari dan menangkap.

Menurut data kepolisian Sri Lanka, 42 orang telah tewas dalam 80 penembakan terkait geng sepanjang tahun ini.

(fea)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International